![]() |
| LG PuriCare™ Wearable Air Purifier, Sumber LG Electronics Indonesia |
Raksasa teknologi Korea Selatan LG Electonics merilis air purifier (penjernih udara) canggih yang dapat digunakan konsumen.
Namanya LG PuriCare Wearable Air Purifier Gen 2. Singkatnya, LG PuriCare Wearable Air Purifier merupakan masker elektronik yang dikenakan di wajah untuk melindungi diri dari COVID-19.Tidak hanya itu saja. Masker ini juga punya fungsi lain sebagai air purifier melewati saringan HEPA.
![]() | |
|
Jadi, LG PuriCare Wearable Air Purifier merupakan perangkat penjernih udara yang dapat dikenakan di wajah.
Marketing and Relations Director LG Electronics Indonesia Jay Jang mengaku bila saringan HEPA memberi perlindungan lebih bagus dari kemungkinan adanya partikel membahayakan yang menyebar melalui udara bagi penggunanya.
Selain itu, masker elektronik ini juga memberi kenyamanan pernafasan dengan dukungan kipas yang bergerak sesuai irama pernafasan untuk peredaran udara.
Fungsi utama LG PuriCare Wearable Air Purifier yang berbentuk perangkat sandang seperti masker yang menutupi mulut dan hidung sebagai saluran pernafasan.
![]() | |
|
LG PuriCare Wearable Air Purifier Gen 2 lebih sesuai digunakan oleh tenaga medis, sebab telah dilengkapi mikropon kecil yang terintegrasi di dalamnya sehingga bunyi terdengar jernih walaupun masker sedang digunakan.
Tidak cuma berkutat pada penemuan kreatif, LG Electronics Indonesia juga menonjolkan kepedulian sosial.
Kali ini, raksasa teknologi Korea Selatan itu memberi dukungan 125 unit LG PuriCare Wearable Air Purifier ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
"Kami berkeinginan akan menjadi pendukung motivasi bagi para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Direktur RSUD Kabupaten Karawang, Fitra Hergyana.
Lebih lanjut beliau berharap supaya dukungan ini juga menjadi pemicu bagi kian tumbuhnya kolaborasi antara industri dan instansi pemerintah dalam mensupport peningkatan kwalitas pelayanan bagi masyarakat.
"Ini wujud apresiasi kami kepada tenaga medis. Dukungan ini diinginkan dapat memberi ketenangan yang lebih dalam menunjang motivasi para tenaga kesehatan dalam tugas kesehariannya melayani berbagai masyarakat," terang Jay Jang.

.jpg)


